Senin, 27 Oktober 2008

berita yang aku tulis hari ini

SMP KTP DISPENDUKCAPIL/ ZAITURRAHIEM RM
SIBUK: Pegawai Dispendukcapil sibuk merampungkan ribuan KTP/KK

Satu Hari, Seribu KTP Mulai Berhasil Ditangani
Tapi Kinerja Dispendukcapil Tetap Disorot
SUMENEP-Ribuan warga pemohon kartu tanda penduduk (KTP) mulai bisa bernafas lega. Pasalnya, ancaman proses pembuatan KTP tertunda kini mulai bisa diatasi Dispendukcapil (Dinas kependuduakan dan catatan sipil) Sumenep. Itu setelah Dispendukcapil mendapat bantuan lima unit komputer dan scaner dari pihak Dinas Kependudukan (Dipenduk) propinsi jawa timur.
Seperti diwartakan koran ini, pada awalnya pihak Dispendukcapil hanya bisa menyelesaiakan 600 KTP dari sekitar 1000 pemohon dalam setiap harinya. Sehingga, bisa disimpulkan, dalam setiap harinya, ada sekitar 400 KTP yang tak terselesaikan. Alasan tertundanya proses penyelesaian ratusan KTP/KK tersebut, karena alat operasional di Dispendukcapil terbatas.
Kepala Dispendukcapil Sumenep, Bambang Sugeng menjelaskan, sebelumnya pihaknya memang tak mampu memenuhi penyelesaian KTP/KK dari ribuan pemohon yang datang ke kantornya. Sehingga, dengan sangat terpaksa ratusan KTP/KK yang ada, proses penyelesainnya ditunda pada keesokan harinya. Menurutnya, fasilitas yang serba terbatas yang dimilki pihaknya memperlambat proses penyelesaian KTP/KK tersebut.
Sehingga, kata dia kondisi tersebut wajar jika mendapat sorotan dari sejumlah warga. Namun, sorotan tersebut tak membuat pihaknya patah semangat. Bahkan, dengan kekurangan yang ada pihaknya terus berupaya memperbaiki. Salah satunya dengan mengagendakan penambahan alat operasional berupa komputer dan scanner. Hasilnya, ungkap dia satu minggu yang lalu alat-alat tersebut mulai bisa dipakai dan mampu merampungkan ratusan KTP/KK yang tertunda.
Kepada koran ini dia jelaskan, dengan bantuan sejumlah alat tesebut pihaknya mulai bisa mengatasi tumpukan berkas permohonan KTP/KK. Meski masih belum mencapai target yang maksimal. ”Kami bersyukur, karena ratusan KTP yang biasa tertunda sudah bisa diselesaikan,”imbuhnya.
Cuma, dia tambahkan, sejumlah alat-alat operasional tersebut masih dirasa kurang. Karena, dari seribu KTP yang berhasil diselesaikan, masih ada sisa KTP/KK yang belum terselesaikan. Tetapi, tuturnya sisa tersebut sudah lebih sedikit dari bulan sebelumnya.
Dia tambahkan, guna efektifitas proses pembuatan KTP/KK pihaknya kembali akan mendatangkan 15 alat-alat serupa bantuan dari pihak propinsi. Sehingga, dengan tambahan alat-alat tersebut pihaknya yakin keluhan masyarakat bisa diatasi. Bahkan, dia tegaskan tambahan alat tersebut akan mempercepat proses pembuatan KTP/KK. Diusahakan, tuturnya beberapa bulan lagi akan ada tambahan alat tersebut segera datang. “Supaya, proses pembuatan KTP lebih cepat,”lanjutnya.
Dikonfirmasi terpisah, Hasdani, salah seorang warga Kapedi yang juga pemohon KTP menjelaskan, kinerja dari pihak Dispendukcapil dinilainya belum maksimal. Alasannya, permohonan KTP/KK belum bisa diselesaikan dengan cepat. Bahkan, akunya KTP sejumlah warga hingga hari ini belum bisa diselesaikan oleh pihak Dispendukcapil.
Sehingga, dia berharap Dispendukcapil tak pernah henti berbenah. ”Saya berharap, ke depan pelayanan dan kinerja dari Dispendukcapil bisa lebih baik,”ungkapnya. (tur)

Tidak ada komentar:

Mengenai Saya

Hidup adalah perjuangan ...